Umum30 March, 2009 3:05 am

Pasca bencana jebolnya tanggul danau Situ Gintung yang telah menyemburkan satu juta meter kubik air dan menyapu ratusan rumah warga mengetuk hati teman-teman RAPI untuk terjun kelokasi bencana. RAPI Jakarta Selatan yang sebagian wilayahnya terkena dampak bencana tersebut segera melakukan pemetaan bencana. JZ09ZSA dibawah koordinator om Budi JZ09EWH memimpin kegiatan Pencarian korban di lintasan sungai pesanggrahan. Bantuan distribusi logistik di koordinir oleh Om Poetet JZ09GYM, koordinasi teman-teman di lapangan juga dibantu oleh om Marzuki JZ09HMI.

Om Tono JZ09HNY juga terus mengikuti perkembangan di lokasi bencana, kondisi lalulintas yang nyaris mengalami traffic jammed setiap hari memang sulit dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat, sampai-sampai JZ09HNY akhirnya naik motor juga bersama om Herman JZ09GWQ.

Sampai hari ketiga korban yang telah di temukan meninggal telah mencapai lebih dari 90 orang dan laporan keluarga hilang yang lain masih cukup banyak lebih dari 15 orang. Kegiatan pencarian hari ini masih di lanjutkan. Kondisi di lokasi bencana memang saat ini kurang kondusif, karena banyaknya masyarakat yang ingin melihat langsung ke lokasi bencana cukup mengganggu tim SAR yang sedang bekerja. Mobilisasi ambulance dan logistik bantuan pun menjadi sedikit tersendat dengan kondisi lalulintas yang macet.

Kita berharap saja semoga proses penanganan bencana ini dapat berjalan efektif, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

Atas nama Pengurus RAPI Wilayah Jakarta Selatan, kami juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan kepedulian teman-teman RAPI Jakarta Selatan yang memberikan dukungan moril dan materiil pada korban musibah jebolnya tanggul Situ Gintung.

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

Umum, Kegiatan27 March, 2009 12:51 pm

Jum’at 27 Maret 2009, menjadi pagi kelabu untuk warga Cirendeu dan beberapa kelurahan di Jakarta Selatan. Pagi ini tanggul danau situ Gintung yang di bangun pada tahun 1933 jebol dan menyapu ratusan rumah warga Cirendeu, Air danau seluas 30 hektar itupun seperti sebuah tsunami mengalir deras dan membuat rata bangunan-bangunan di bawahnya. Korban tewas yang berhasil ditemukan baru mencapai 40 orang. Evakuasi dan penyisiran hingga di aliran sungai pesanggrahan terus di lakukan.

Dampak dari bencana ini membuat arus lalulintas Jakarta - Ciputat menjadi macet total. Rumah-rumah yang ada di sekitar aliran sungai pesanggrahan-pun mengalami banjir dadakan. Di Kampung baru Pondok Pinang misalnya ketinggian air mencapai 3 meter menggenangi rumah warga. JZ09ZSA sebagai SMC langsung menjadi pusat komunikasi dalam misi evakuasi dan penanganan pengungsi, JZ09DHR sebagai ketua RAPI DKI Jakarta juga langsung melihat kelapangan dan memastikan operasi berjalan lancar. Hingga sore ini teman-teman RAPI masih berkumpul di JZ09ZSA Lokal Kebayoran Lama untuk mengantisipasi banjir susulan karena cuaca sore ini juga sedikit mengkhawatirkan mengingat debit air dari Ciputat dan Sawangan akan masuk semua ke sungai Pesanggrahan. Selamat bertugas rekan-rekan RAPI, be rescuer !

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

Umum10 March, 2009 5:03 am

Jalan Mahakam makin ramai, satu persatu teman-teman yang akan berangkat mengikuti ekspedisi ke Ujung genting mulai berdatangan, beberapa teman-teman RAPI yang akan melepas keberangkatanpun ramai berdatangan. Akhirnya menjelang pukul 22.30  briefing dilaksanakan oleh JZ09HNY- Ketua Wilayah RAPI Jakarta Selatan, di ikuti JZ09EAR Ketua I dan Korwil RAPIRIDERS Jakarta Selatan dan JZ09DHR sebagai Ketua Daerah RAPI DKI Jakarta.

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

Pukul 23.30 Start dari Jalan Mahakam - Bulungan Blok M, rombongan menempuh route Jalan Pondok Indah, Ciputat Raya, Parung, Bogor, Lido dan Istirahat di Pos I pada pukul 01.30 WIB. Terima kasih untuk JZ09GWQ, JZ09HTD, JZ09DKG, JZ09HXL, dan Bro Glen JZ09… ehh lupa nih ;) pokoknya thanks yaa. Route ke II dilanjutkan pada pukul 02.00 menempuh rute Cibadak, Kiara II, Kiara I, dan istirahat untuk sholat subuh di daerah Ciemas. Tikungan-tikungan tajam menjadi santapan malam RAPIRIDERS. Suasana hening di kegelapan malam sedikit terusik dengan rombongan RR yang memecah kesunyian hutan turangga, nampak kilauan cahaya headlamp berupaya menembus kabut. Menjelan pukul 05.00 Perjalanan dilanjutkan menuju kota kecil Jampang Kulon, Jampang Surade dan Finish di Desa Purwasedar pada pukul 07.30. Rombongan trip pertama yang terdiri dari 8 motor dan 3 mobil pun dapat bernafas lega sampai di tujuan sambil menunggu rombongan ke II yang terdiri dari JZ09GET dan JZ09DYJ sekeluarga.

mj2

mj2

mj2

mj2

Pukul 23.30 Start dari Jalan Mahakam - Bulungan Blok M, rombongan menempuh route Jalan Pondok Indah, Ciputat Raya, Parung, Bogor, Lido dan Istirahat di Pos I pada pukul 01.30 WIB. Selanjutnya route ke II dilanjutkan pada pukul 02.00 menempuh rute Cibadak, Kiara II, Kiara I, dan istirahat untuk sholat subuh di daerah Ciemas. Tikungan-tikungan tajam menjadi santapan malam RAPIRIDERS. Suasana hening di kegelapan malam sedikit terusik dengan rombongan RR yang memecah kesunyian hutan turangga, nampak kilauan cahaya headlamp berupaya menembus kabut. Menjelan pukul 05.00 Perjalanan dilanjutkan menuju kota kecil Jampang Kulon, Jampang Surade dan Finish di Desa Purwasedar pada pukul 07.30. Rombongan trip pertama yang terdiri dari 8 motor dan 3 mobil pun dapat bernafas lega sampai di tujuan sambil menunggu rombongan ke II yang terdiri dari JZ09GET dan JZ09DYJ sekeluarga.

Pukul 13.30 semua rombongan telah berkumpul, acara baksos pun dimulai, semua iring-iringan menuju menuju kantor kelurahan Purwasedar, Bapak lurah Purwasedar sendiri memimpin rombongan ke lokasi, dan acara yang berlangsung sederhanapun di mulai dengan sambutan-sambutan dari JZ09EWH atas nama RAPI Jakarta Selatan dan Bapak Lurah mewakili warga Desa Purwa Sedar. Acarapun di lanjutkan menuju ke Ujung genting, jalan yang sepi benar-benar dapat di nikmati oleh rekan-rekan RAPI. Memasuki Desa Ujung genting, teman-teman nampak menikmati keindahan pantai ujung genting hingga pantai Amanda ratu. Menjelang sunset semua rombongan sudah berada di pantai Minajaya untuk setup base stasiun.

mj2

mj2

mj2 

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

Tenda Doom berdiri di hamparan sawah di tepi pantai, rasanya sayang satu acara untuk net nusantara gagal dilaksanakan karena gangguan tehnik di generator, akhirnya malam hari kita nikmati dengan lampu minyak yang nyaris timbul tenggelam dalam pekatnya malam. selepas makan malam rasa letihpun membuat semuanya terlelap, dan menjelang pagi pukul 01.30 gantian saya dan JZ09HZM kebagian piket malam…. benar-benar sepi dan sunyi …

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

Pagi hari jam 5.00 alarm berbunyi, wah. .. buru-buru lari-lari ke pantai untuk mencari gambar sunrise yang indah. Semua turun ke hamparan pantai yang indah ini, rasanya mata tak puas memandang keindahan pagi ini. Menjelang sarapan pagi semuanya berkumpul dibasecamp, dan nasi goreng kali ini menjadi santapan istimewa. Beberapa teman-teman berupaya mencoba untuk menghidupkan generator dan bbrmmmmm … wikh .. bunyi juga, akhirnya kita mencoba bergabung di frekwensi HF 11.415 MHz. Ketika mencoba menghubungi Jakarta, skip frekwensi sudah tidak bagus, terbalik dengan rekan-rekan dari NAD yang rata-rata memiliki signal 5/9. Beruntung waktu itu JZ01HAA bro Aslan dari kota Sane  menjadi net control dan bisa merelay stasiun JZ09ZWS dari basecamp di tepi pantai Minajaya.

mj2 

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

Seharian teman-teman menikmati suasana di basecamp dan pantai minajaya, latihan setting stasiun darurat pada band HF dan VHF berhasil dilaksanakan. Latihan evakuasi sekaligus penyusuran pantai sambil mencoba komunikasi darurat juga berhasil dilaksanakan..

mj2

mj2

mj2 

mj2 

Pukul 13.00 kegiatan selanjutnya adalah packing tenda, dan menempuh perjalanan ke pantai Pelabuhan ratu untuk latihan water rescue sekalian menentukan rute pulang melalui trek Cikidang. Lama tidak bermain ombak di laut sempat menguras tenaga juga, akhirnya menjelang magrib semuanya siap-siap kembali untuk pulang ke Jakarta…  gerimis yang turun menambah licinnya route jalan cikidang, lubang yang dalam dan tikungan model U dan V curve harus ekstra hati-hati dilewati, saya sendiri sempat terpeleset karena tidak bisa menghidari lubang yang dalam. beruntung safety gear yang lengkap bekerja optimal sehingga tidak menimbulkan cidera. Rombongan RR akhirnya memilih santap malam di warung soto Cikidang sebelum menuntaskan perjalanan menuju Jakarta.

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2